FAIS UNBITA Sukses Gelar "Pegadaian Mengajar", Dorong Literasi Finansial Digital Generasi Muda

Oleh: Admin FAIS | Tanggal: 23/05/2026 | dibaca 42 kali


GORONTALO – Fakultas Administrasi dan Ilmu Sosial (FAIS) Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo sukses menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk "Pegadaian Mengajar" pada Senin (18/05/2026). Bertempat di Aula Inovasi UNBITA, acara ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa yang tampak antusias untuk memperluas cakrawala mereka di bidang keuangan modern. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah transfer pengetahuan guna mempersiapkan mahasiswa menghadapi era ekonomi digital yang berkembang pesat.

Acara strategis ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Program Studi D4 Manajemen Keuangan Sektor Publik (MKSP) FAIS UNBITA dengan PT. Pegadaian Cabang Gorontalo. Sinergi ini mencerminkan komitmen kuat dari kedua belah pihak untuk menjembatani kesenjangan antara teori akademik di kampus dengan realitas serta dinamika dunia industri. Melalui kemitraan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya cakap secara teoritis tetapi juga adaptif terhadap inovasi keuangan di lapangan.

Kegiatan bernilai tinggi ini mendapat kehormatan besar dengan dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo. Dalam sambutan dan penguatan yang diberikan kepada para mahasiswa, Rektor menekankan pentingnya memiliki jiwa yang adaptif dan kompetitif di tengah arus digitalisasi global. Beliau berpesan agar mahasiswa UNBITA tidak hanya menjadi penonton, melainkan agen perubahan yang cerdas dalam memanfaatkan peluang finansial berbasis teknologi yang ditawarkan oleh lembaga keuangan terpercaya seperti Pegadaian.

Senada dengan penguatan dari Rektor, kegiatan ini kemudian dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Administrasi dan Ilmu Sosial UNBITA, Bapak Kurniadi K. Hasan, SE., M.AP. Dalam arahannya, Dekan menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas terselenggaranya kolaborasi produktif ini. Beliau menambahkan bahwa kehadiran praktisi di dalam kampus sangat krusial bagi mahasiswa FAIS, khususnya program studi MKSP, untuk memperkaya wawasan langsung dari pemegang kebijakan industri keuangan.

Mengusung tema "Transformasi Digitalisasi Pegadaian untuk Generasi Pandai", kegiatan ini berfokus pada pentingnya memahami evolusi layanan keuangan tradisional menuju sistem digital. Di era sekarang, inklusi keuangan dan literasi digital menjadi pilar utama bagi generasi muda agar mampu mengelola potensi finansial mereka secara cerdas. Tema ini sengaja diangkat untuk membuka mata para mahasiswa bahwa Pegadaian saat ini telah bertransformasi menjadi institusi yang sangat modern dan relevan dengan gaya hidup anak muda.

Menghadirkan narasumber utama yang berkompeten di bidangnya, kegiatan ini mengundang Bapak Irmanto Hamid Aswin, yang merupakan Pimpinan Cabang PT. Pegadaian Cabang Gorontalo. Dalam pemaparannya, beliau mengupas tuntas mengenai berbagai terobosan digital yang telah diluncurkan oleh Pegadaian untuk mempermudah akses layanan bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Beliau juga memotivasi para mahasiswa untuk mulai melek investasi sejak dini melalui platform digital yang aman dan terpercaya.

Guna menghidupkan suasana diskusi, jalannya pemaparan materi dipandu langsung oleh Ketua Program Studi MKSP, Ibu Fitria Akibun, SE., M.Si., yang bertindak sebagai moderator. Di bawah arahan beliau, sesi diskusi berlangsung interaktif dan dinamis. Ibu Fitria berhasil menjembatani poin-poin presentasi pemateri dengan relevansi kurikulum mata kuliah yang diajarkan di program studi MKSP, sehingga mahasiswa dapat melihat langsung implementasi dari ilmu yang mereka pelajari di bangku kuliah.

Memasuki sesi tanya jawab, Aula Inovasi UNBITA seketika dipenuhi pemikiran kritis dari para peserta yang mengajukan berbagai pertanyaan mendalam mengenai investasi emas dan transaksi digital. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata. Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Program Studi MKSP FAIS UNBITA dan PT. Pegadaian Cabang Gorontalo berharap dapat terus bersinergi dalam melahirkan 'Generasi Pandai' yang bijak dan inovatif dalam mengelola keuangan di era digital.

Baca juga: