Mahasiswa FAIS UNBITA Laksanakan Kuliah Orientasi ke Surabaya, Malang, dan Yogyakarta, Perkuat Wawasan Akademik dan Jejaring Kerja Sama

Oleh: Admin FAIS | Tanggal: 27/07/2026 | dibaca 28 kali


Fakultas Administrasi dan Ilmu Sosial (FAIS) Universitas Bina Taruna Gorontalo kembali melaksanakan program Kuliah Orientasi sebagai salah satu mata kegiatan akademik yang menjadi bagian dari implementasi kurikulum fakultas. Kegiatan yang dilaksanakan pada 20–24 Juli 2026 ini diikuti oleh mahasiswa semester IV Program Studi Ilmu Administrasi Publik dan Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis.

Sebanyak 54 mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri atas 35 mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Publik dan 19 mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis. Selama lima hari pelaksanaan, mahasiswa melakukan kunjungan akademik ke berbagai perguruan tinggi dan instansi pemerintah di Surabaya, Malang, dan Yogyakarta guna memperoleh pengalaman belajar secara langsung di luar lingkungan kampus.

Kuliah Orientasi merupakan program tahunan FAIS Universitas Bina Taruna Gorontalo yang dirancang untuk memperkaya wawasan mahasiswa mengenai praktik penyelenggaraan pemerintahan, administrasi publik, administrasi bisnis, tata kelola kelembagaan, serta implementasi ilmu yang dipelajari selama perkuliahan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menghubungkan teori yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Agenda pertama dalam rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui kunjungan akademik ke Universitas Brawijaya di Kota Malang. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemaparan mengenai pengembangan pendidikan tinggi, pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, inovasi pembelajaran, serta berdiskusi secara langsung dengan sivitas akademika mengenai berbagai isu administrasi publik dan administrasi bisnis yang berkembang saat ini.

Selain mengikuti kegiatan akademik di perguruan tinggi, rombongan juga melaksanakan kunjungan kelembagaan ke Pemerintah Kota Malang. Dalam kunjungan tersebut mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai tata kelola pemerintahan daerah, pelayanan publik, inovasi pelayanan kepada masyarakat, serta berbagai strategi yang diterapkan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di era digital.

Mahasiswa juga berkesempatan mengunjungi Universitas Islam Malang (UNISMA). Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran informasi mengenai pengembangan kurikulum, kegiatan kemahasiswaan, penguatan kompetensi lulusan, serta implementasi pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Rangkaian Kuliah Orientasi kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Pada kesempatan tersebut mahasiswa mengikuti sesi diskusi akademik yang membahas penguatan kompetensi mahasiswa, pengembangan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Tidak hanya memberikan pengalaman akademik kepada mahasiswa, kegiatan Kuliah Orientasi tahun ini juga menghasilkan capaian penting bagi Universitas Bina Taruna Gorontalo melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementation Agreement (IA) dengan sejumlah perguruan tinggi mitra. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta berbagai program pengembangan kelembagaan lainnya.

Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi bukti komitmen Universitas Bina Taruna Gorontalo dalam memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Melalui kerja sama tersebut diharapkan akan lahir berbagai program kolaboratif yang mampu meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat implementasi kebijakan maupun pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan masyarakat.

Selama pelaksanaan Kuliah Orientasi, mahasiswa tidak hanya mengikuti sesi kunjungan dan diskusi, tetapi juga melakukan observasi, pengumpulan data, dokumentasi kegiatan, serta wawancara dengan narasumber di setiap institusi yang dikunjungi. Seluruh data tersebut menjadi bahan utama dalam penyusunan laporan akademik yang akan dipresentasikan setelah kegiatan berakhir.

Sebagai bentuk evaluasi pembelajaran, seluruh peserta telah dibagi ke dalam empat kelompok. Masing-masing kelompok memiliki tanggung jawab menyusun laporan hasil Kuliah Orientasi berdasarkan lokasi kunjungan, materi yang diperoleh, hasil observasi, serta analisis terhadap implementasi administrasi publik maupun administrasi bisnis pada setiap institusi yang dikunjungi.

Laporan yang telah disusun selanjutnya akan dipresentasikan dalam seminar hasil Kuliah Orientasi di hadapan para dosen FAIS Universitas Bina Taruna Gorontalo. Seminar ini bertujuan untuk mengukur pemahaman mahasiswa terhadap materi yang diperoleh selama kunjungan sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis, analitis, komunikasi ilmiah, dan penyusunan laporan akademik.

Melalui seminar tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memberikan analisis komprehensif mengenai praktik-praktik terbaik (best practices) yang ditemukan selama kunjungan serta memberikan rekomendasi yang dapat menjadi referensi dalam pengembangan pembelajaran di lingkungan Fakultas Administrasi dan Ilmu Sosial.

Pelaksanaan Kuliah Orientasi setiap tahunnya menjadi salah satu program unggulan FAIS Universitas Bina Taruna Gorontalo dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memahami kondisi nyata penyelenggaraan pemerintahan, dunia organisasi, dan pengelolaan institusi pendidikan tinggi. Pengalaman belajar secara langsung di lapangan menjadi nilai tambah yang memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja maupun studi lanjutan.

Melalui kegiatan Kuliah Orientasi Tahun 2026 ini, Fakultas Administrasi dan Ilmu Sosial Universitas Bina Taruna Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada pengalaman nyata. Diharapkan seluruh mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama kegiatan ini untuk mendukung peningkatan kompetensi akademik, profesionalisme, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan masyarakat dan bangsa.

Baca juga: