Gorontalo, 23 Mei 2025 — Komitmen untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing global terus digalakkan oleh Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UNBITA di Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Administrasi dan Ilmu Sosial (FAIS).
Kegiatan yang berlangsung di ruang Prodi Ilmu Administrasi Publik ini merupakan tahapan ketiga dari rangkaian Monev internal yang menyasar seluruh program studi di lingkungan FAIS. Selain sebagai bagian dari siklus penjaminan mutu, Monev ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat tata kelola akademik, mendorong inovasi pembelajaran, serta menjamin kesesuaian antara kurikulum dan kebutuhan nyata di masyarakat.
Evaluasi Komprehensif dan Fokus pada Perbaikan Berkelanjutan
Tim LPM melakukan penilaian menyeluruh terhadap berbagai komponen penting, antara lain:
· Tata Kelola Program Studi, mulai dari struktur kelembagaan hingga pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP);
· Implementasi Kurikulum, yang disesuaikan dengan dinamika industri dan kebutuhan masyarakat;
· Proses Pembelajaran, meliputi inovasi dalam metode mengajar, asesmen, serta pemanfaatan teknologi;
· Optimalisasi Sumber Daya Akademik, mencakup fasilitas laboratorium, akses digital, dan infrastruktur pendukung lainnya.
Monev ini tidak hanya bertujuan untuk mengontrol pelaksanaan akademik, melainkan juga membuka ruang dialog konstruktif antara Tim LPM dan pengelola prodi untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan budaya mutu yang berkelanjutan.
Kaprodi: Momen Strategis untuk Adaptif dan Inovatif
Kepala Program Studi Ilmu Administrasi Publik, Apdul Gandi Igirisa, S.AP., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik hasil evaluasi yang diberikan.
“Ini adalah momentum penting bagi kami untuk terus bergerak adaptif, kreatif, dan berbasis mutu dalam melayani mahasiswa. Masukan dari LPM menjadi bahan refleksi yang akan kami tindak lanjuti secara nyata dalam bentuk perbaikan sistemik,” ujarnya.
Dekan FAIS: Mutu adalah Budaya, Bukan Sekadar Target
Dekan FAIS, Kurniadi K. Hasan, SE., M.AP., turut mengapresiasi komitmen LPM dalam menyelenggarakan Monev sebagai bagian dari budaya mutu institusi.
“Fakultas mendukung penuh seluruh upaya perbaikan dan pembenahan berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa lulusan FAIS tidak hanya unggul dalam teori, tapi juga memiliki daya saing dan integritas di dunia kerja nyata,” tegasnya.
Langkah Nyata: Dari Evaluasi Menuju Aksi Konkret
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Prodi Ilmu Administrasi Publik berkomitmen untuk menyusun rencana aksi (action plan) berdasarkan rekomendasi LPM. Rencana ini akan menjadi pijakan dalam meningkatkan mutu layanan akademik dan akan dipantau secara berkala pada Monev berikutnya.
Dengan semangat refleksi, kolaborasi, dan perbaikan berkelanjutan, FAIS UNBITA menegaskan posisinya sebagai institusi yang siap melahirkan generasi unggul, inovatif, dan siap menjawab tantangan zaman.